Menjelang Gerhana Matahari Total di Kota Palu



Sumber Gambar : The President Post (2014)

Seminggu sebelum gerhana matahari total terjadi di kota palu saya mulai melihat turis-turis asing yang berkeliaran di jalan dewi sartika, mereka terlihat gembira ria berjalan secara rombongan dengan membawa kamera dan makanan cemilan sambil menikmati pemandangan di setiap jalur jalan yang mereka lewati, pemandangan ini hampir tiap sore hari saya saksikan di setiap sudut jalan di kota ini,mereka berdatangan dari berbagai penjuru dunia untuk menyaksiakan kejadian gerhana matahari total yang di prediksi oleh para ahli bidangnya, akan terlihat sempurna dan jelas bila disaksikan dikota palu.
Sehingga timbulah pertanyaan di dalam benak aku, Seberapa pentingkah gerhana matahari ?sehingga mereka rela berdatangan meluangkan waktu seminggu bahkan sampai 1 bulan hanya untuk menyaksikan kejadian tersebut. Adakah pengaruh gerhana matahari terhadap peradaban dunia? Beberapa pertanyaan ini masih terus terlintas dibenak aku. Waktu terus berlalu di beberapa kawasan di kota palu telah ditata  sedemikian rupa oleh pemerintah, terutama di jalan rajamoili dimana terdapat monument Gerhana Matahari Total yang pekerjaannya sampai dilakukan pada malam hari begitu antusiasnya pemerintah menyambut kejadian ini.
Kejadian gerhana matahari harusnya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah provinsi sulawesi tengah dan beberapa daerah yang dapat melihat dengan jelas kejadian tersebut. mengigat kejadian ini sangat langka terjadi di indonesia dan merupakan bukti kekuasaaan ALLAH Subhanahu wa Ta'ala yang akan diperihatkan kepada hambanya di daerah tersebut, mengigat di beberapa kawasan di sulawesi tengah telah terjadi kerusakan alam yang di akibatkan oleh ulah manusia yang dewasa ini semakin tidak terkendali misalnya, kawasan wisata lore lindu, Kawasan pertambang di pegunungan donggala sampai penimbunan kawasan pantai (Reklamasi Teluk Palu) yang sampai saat ini masih terus berlangsung walaupun sudah ada penolakan dari masyarakat setempat. 
Semoga dengan kejadian gerhana matahari tersebut seluruh pemangku kepentinggan di daerah ini tergugah hatinya untuk lebih menjaga alam dan lingkungan sekitarnya, sebagaimana firman Allah yang berbunyi :
" Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) hasil rampasan perang. Katakanlah: "Hasil rampasan perang adalah kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman." Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. "(Yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rizki yang kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rizki (nikmat) yang mulia. (QS Al-Anfal [8]: 1-4)




Share on Google Plus

About 1 tahun Gempa,Tsunami dan Likuifaksi di Palu, Donggala dan Sigi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar